23 September 2010

Tak Ada Gembok, Selotip Pun Jadi

Gimana perasaan kalian waktu tinggal di kost yang gak ngebolehin kalian keluar sampe malem?. Dengan alasan apapun kalian gak boleh keluar malem, sekalipun kalian udah ijin untuk pulang malem. Sebel? Marah? ato malah biasa aja?

Tapi enggak samaku. I hate that rules. Aku BENCI itu !! Dan peraturan itu berlaku di kost ku yang lama (maklum pesantren). Oh no. Tersiksa banget. Sebel . Pulang telat 5 menit aja udah gak dapet pintu. Berkali kali aku gak dapet pintu sampe aku harus nebeng tidur di kost'an temen. 

21 September 2010

Dibalik Layar "Tugas Homeroom"

Pernahkah anda mengalami suatu kekonyolan namun berakhir happy ending? Saya pernah mengalami itu. Percaya gak percaya, namun itulah kenyataannya. Sebuah moment yang gak bisa saya lupakan. Sebuah cerita yang mengawali masa masa kuliah ku di Universitas Sebelas Maret .

Kejadian ini saya alami saat menempuh kuliah di semester dua. Saat mata kuliah BK kelompok kami anak BK B di tugasin membuat makalah. Hanya diberi selembar kertas dan ketentuan ketentuan yang harus dikerjakan. Waktu mengerjakan makalah 1 minggu. dan saya mendapat judul "HOMEROOM" dan anggota kelompok hanya 3 orang. Ana Naffie and me (of course)

18 September 2010

Tintenherz ( Book # 1 – Inkworld Trilogy )

Hola guys , aku mau share buku yang pernah aku baca nih, Judulnya Tintenherz ato yang lebih dikenal dengan nama InkHeart. Buku Tintenherz alias Inkheart adalah buku pertama dari Inkworld Trilogy. Buat para pecinta novel fiksi kaya Inkheart, rasanya gak afdol kalo belum baca buku yang satu ini. Buku ini penuh imajinasi kaya buku Harry Potter, Narnia, The Spiderwick, Eragon dll. 

Nah, buat yang males baca novel yang setebel tembok china, bisa simak sinopsis Inkheart. Gak usah panjang lebar deh , Yuk langsung intip sinopsisnya ...


Books “ INKHEART “
Judul Asli : TINTENHERZ ( Book # 1 – Inkworld Trilogy )
A Stories & Illustration by Cornelia Funke
Copyright © by Cecilia Dressler Verlag GmbH & Co. KG, Hamburg 2003
Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : Dinyah Latuconsina
Editor : Dini Pandia
Cover by Marcel A.W.
Cetakan ke-1 : Januari 2009 ; 536 hlm

Pembakaran Al Qur'an

Pembakaran Al Qur'an yang akan dilakukan oleh Pendeta dari Florida Terry Jones gak jadi dilaksanakan karna dapet hujatan dari berbagai pihak . Tapi pembakaran Al Qur'an ini dilakukan oleh Pendeta Danny Allen dan Bob Old. Mereka membakar Al Qur'an di belakang rumah di Springfield, AS, Sabtu (11/9).

Bob Old dan Danny Allen menyebut tindakan membakar Al Qur'an sebagai panggilan dari Tuhan. Mereka Membakar salinan Al Quran di depan sejumlah orang dari media. Berdasarkan Detroit News, pembakaran Al Qur'an juga terjadi di Michigan.

Ironis banget yah si Terry Jones atau Bob Old. Mereka ngerasa memiliki perlindungan berdasarkan amandemen pertama untuk bakar kitab suci agama lain yang nggak mereka percaya, padahal semua muslim di AS dilindungi oleh UU yang sama. Aksi pembakaran Al Qur'an ini gak cuma ngasih celaan kepada Terry Jones dan Bob Old, negara AS sendiri pun juga bakal kena dampaknya. 

Demi apa sih ? 

17 September 2010

A Thousand Suns

Pada Tanggal 13 dan 14 september lalu , Group Band beraliran rock dari Amerika Serikat "Linkin Park" baru saja merilis album ke-4 nya yang berjudul "The Thousand Suns" yang diterbitkan oleh Warner Bros Record 





Maybe - Secondhand Serenade

Didn't you want to hear
The sound of all the places we could go
Do you fear
The expressions on the faces we don't know
It's a cold hard road when you wake up
And I don't think that I
Have the strength to let you go




Homeroom






Hay temen2 , kali ini aku mau share tentang salah satu teknik bimbingan konseling nih yaitu homeroom :)


Yuk Liat penjelasan singkatnya ..

1. Pengertian Homeroom
Ada beberapa pengertian homeroom, antara lain :
§ Menurut Pietrofesa (1980), homeroom adalah teknik untuk mengadakan pertemuan dengan sekelompok siswa di luar jam-jam pelajaran dalam suasana kekeluargaan, dan dipimpin guru atau konselor.
§ Menurut Nana Sy. Sukmadinata (1977), homeroom adalah suatu program pembimbingan siswa dengan cara menciptakan situasi atau hubungan bersifat kekeluargaan.




Egosentrisme





Ada yang tau egosentrisme dan egois? hehe ..

Egosentrisme dan egois memang beda tipis . Biar beda tipis , tetep aja title nya beda . Dan sebenarnya setiap orang itu egosentris lho ..

Arti Egosentrisme (egocentrism) adalah suatu ciri pemikiran praoperasional yang menonjol. Egosentrisme adalah suatu ketidakmampuan untuk membedakan perspektif diri dengan perspektif oranglain.
Misalnya ya . Orang foto bersama dengan keluarga atau teman , pasti yang dicari pertama kali adalah wajah kita sendiri . ya kan ? Kecuali kalo sedang jatuh cinta (kasmaran) , pasti yang dicari adalah wajah kekasih atau gebetan , ayo ngakuu :D


02 June 2010

THE SPIDERWICK CRONICLES



Kategori:Film
GenreFiksi Ilmiah & Fantasi


Arthur Spiderwick merupakan seorang ilmuwan yang tinggal bersama anak semata wayangnya bernama Lucinda atau biasa dipanggil Lucy. Ia meneliti tentang kehidupan lain yang ada disekitarnya. Dan Ia menemukan banyak makhluk-makhluk aneh dan unik. Ia pun semakin tertarik untuk meneliti lebih lanjut dan membukukannya. Ternyata, semakin banyak Ia tahu membuat dirinya semakin tidak tenang sampai akhirnya buku itu Ia simpan karena membawa malapetaka bagi siapapun yang mengetahuinya. Beberapa tahun kemudian datanglah sebuah keluarga yang pindah dari kota New York. Seorang ibu dan tiga orang anaknya meninggali rumah milik Arthur Spiderwick. Yang tak lain masih memiliki hubungan darah dengan mereka. Ketiga anak mereka itu adalah Mallory, Simon dan Jared Grace. Mallory adalah seorang gadis dan merupakan sulung diantara mereka. Simon merupakan anak kedua dan orang yang tidak suka keributan. Dan, Jared sendiri seorang pemberontak sekaligus musuh buat Mallory. Setiap apapun yang dikerjakan Jared selalu saja membuat keributan.


SINOPSIS PERCY JACKSON AND THE LIGHTING THIEF


Jenis Film:



Fantasy


Pemain:


Logan Lerman, Brandon T. Jackson, Alexandra Daddario, Sean Bean, Pierce Brosnan,Steve Coogan, Rosario Dawson, Uma Thurman


Sutradara:


Chris Columbus


Penulis:


Craig Titley


Produser:


Mark redcliffe


Produksi:


20th Century Fox


Durasi:


0



Sinopsis:
Film "PERCY JACKSON AND THE OLYMPIANS" ini menceritakan sebuah petualangan seorang anak remaja titisan dewa yang bernama Percy Jakson. berawal dari hilangnya pedang petir milik dewa Zeus yang dicuri oleh salah satu keturunan dewa,Percy dituding sebagai pencuri pedang tersebut dan menjadi buruan para dewa jahat yang hendak memiliki pedang dengan kekuatan luar biasa tersebut.
Saat mengetahui bahwa dirinya memiliki jiwa setengah dewa, percy terperangkap dalam pertempuran antara titan Olympus. demi memperjuangkan bahwa dirinya bukanlah pencuri pedang Zeus Percy harus membayar mahal dengan disandra Ibu kesayangannya oleh dewa api yang tidak lain adalah pamannya sendiri.


Buku ketujuh diawali dengan Voldemort dan para Pelahap Mautnya di rumah Lucius Malfoy, yang merencanakan untuk membunuh Harry Potter sebelum ia dapat bersembunyi kembali. Meminjam tongkat sihir Lucius, Voldemort membunuh tawanannya, Profesor Charity Burbage, guru Telaah Muggle di Hogwarts, atas alasan telah mengajarkan subyek tersebut dan telah menganjurkan agar paradigma kemurnian darah penyihir diakhiri.

Harry telah siap untuk melakukan perjalanannya dan membaca obituari Albus Dumbledore; dan terungkaplah bahwa ayah Dumbledore, Percival, adalah seorang pembenci non-penyihir dan telah membunuh banyak Muggle, dan meninggal di Penjara Azkaban atas kejahatannya. Harry kemudian meyakinkan keluarga Dursley bahwa mereka harus segera meninggalkan rumah mereka untuk menghindarkan diri dari para Pelahap Maut. Keluarga Dursley kemudian pergi menyembunyikan diri dengan dikawal sepasang penyihir setelah sebelumnya Dudley melontarkan pengakuan bahwa ia peduli akan Harry.


06 January 2010

Makna Cinta Kahlil Gibran

Bagi Gibran cinta mengarahkan manusia pada Allah, dan karena cinta pula Allah mempertemukan diri-Nya kepada manusia. Lantaran itu dalam pandangan Gibran cinta sesungguhnya adalah cinta atas nama Allah dan cinta kepada Allah itu sendiri, karena segala sesuatu adalah pantulan dan imanensi dari Sang Mahacinta. Cinta kepada yang lain selain Allah, tetapi atas nama dan di dasarkan pada Allah akan membawa manusia dan alam semesta kepada persekutuan dengan Allah. Hal ini terungkap jelas dalam tulisannya yang berjudul Cinta Keindahan Kesunyian, (Yogyakarta, Bentang Budaya, 1999, hal. 72-74) 

"Cinta membimbingku mendekati-Mu namun kemudian kegelisahan membawaku menjauhinya. Aku telah meninggalkan pembaringanku, cinta, karena takut pada hantu kelupaan yang bersembunyi di balik selimut kantuk. Bangun, bangun, cintaku, dan dengarkan aku. Aku mendengarkan-Mu, kekasihku! Aku mendengar panggilan-Mu dari dalam lautan dan merasakan kelembutan sayap sayap-Mu. Aku telah menginggalkan pembaringanku dan berjalan di atas rerumputan. Embun malam membasahi kaki dan keliman pakaianku, di sini aku berdiri di bawah bunga-bunga pohon Almond, memperhatikan ruh-Mu." 
Gibran tidak hanya menekankan cinta sebagai dasar hubungan antara manusia dengan Allah, tetapi lebih jauh dari itu melalui dan dalam cinta manusia diarahkan, dituntun sampai pada tahap akhirnya hidup dalam persekutuan dengan Allah. Cinta melampaui keterbatasan manusia, menembus ruang fisik dan berjumpa dengan Allah. Dengan demikian cinta ditempatkan Gibran sebagai bentuk hubungan terpenting dan tertinggi. 


Agar sampai pada persekutuan dengan Allah melalui Cinta, bagi Gibran cinta itu harus berangkat dari peran manusia yang kongkret dalam kodrat kemanusiaan dan potensi-potensinya yang lebih jauh dan luas. Dalam Triloginya Sang Nabi, Taman Sang Nabi, dan Suara Sang Guru (Yogyakarta, Pustaka Sastra, 2004, hal 212) dengan jelas Gibran menggambarkan tentang haltersebut.
"Kalian orang-orang beriman yang dapat menemukan adanya suatu dasar untuk kemajuan seluruh umat manusia dalam sifat baik manusia, dan bahwa dalam diri manusia terdapat tangga kesempurnaan yang menuju Roh Kudus? Jika kalian dapat berlaku demikian, maka kalian akan seperti bunga bakung di taman kebenaran yang abadi harumnya baik tersimpan dihirup manusia atau tersapu oleh angin lalu."


Hal senada dikatakan Gibran dalamSemua Karena Cinta (Yogyakarta, Narasi, 2005, hal. 54)
"Hidup tanpa cinta bagaikan sebatang pohon yang kokoh berdiri namun dahannya kering, tanpa dihiasi buah ataupun bunga." Sejalan dengan pandangan mistik agama samawi, bagi Gibran persatuan Allah dan manusia tidak hanya terjadi dalam cinta yang meluap-luap dan berkobar-kobar kepada Allah dalam ekstase. Gibran lebih memandang pengalaman mistik dari aspek etika. Pengalaman mistik dalam pandangan Gibran tidak berarti melarikan diri dari tugas dan tanggungjawab hidup di dunia ini, dengan menyingkir untuk masuk dalam ekstase kebahagiaan untuk diri sendiri saja, membelakangi dunia serta melupakan segala penderitaan hidup diri sendiri maupun orang lain. Baginya mistisisme yang hanya mementingkan diri sendiri adalah egoisme alias pengingkaran terhadap kodrat manusia. Gibran menekankan bahwa relasi cinta antara Allah dan manusia baru akan menjadi nyata bila melimpah ke dunia dalam wujud cinta kepada sesama. Ini harus terjadi bukan dengan kata-kata, melainkan dalam belas kasihan dan kurban diri. 
Wujud tertinggi dari cinta bagi Gibran adalah terlibat atau melibatkan diri dalam dunia; dan bentuk keterlibatan itu dimaknai oleh Gibran dengan kerja. Kerja atau pekerjaan adalah satu-satunya wujud relasi manusia dengan Allah dalam dunia, sebagai sebuah bentuk kurban diri yang kongkret. Kerja yang dimaksudkan Gibran tidak hanya melibatkan daya fisik tetapi juga pikiran dan perasaan manusia. Melalui kerja manusia dapat mewujudkan dirinya sebagai individu. Dengan bekerja manusia dapat melebur dalam persatuan dengan sesama, dan dengan bekerja pula manusia dapat menjumpai Allah di dalam alam semesta. Hal ini dilukiskan Gibran dalam Triloginya (hal.28-29)  "...aku berkata bahwa hidup memang kegelapan, jika tanpa hasrat dan keinginan. Dan semua hasrat-keinginan adalah buta, jika tidak disertai pengetahuan. Dan segala pengetahuan adalah hampa, jika tidak diikuti pekerjaan. Dan setiap pekerjaan akan sia-sia, jika tidak disertai cinta. Bekerja dengan rasa cinta, berarti kalian sedang menyatukan diri dengan diri kalian sendiri, dengan diri-diri orang lain - dan kepada Allah."
Gibran meyakini bahwa kerja merupakan dimensi mendasar hidup manusia di dunia. Latar belakang pemikirannya adalah karena manusia ialah citra Allah, juga karena perintah yang diterima dari Penciptanya untuk menaklukkan dan menguasai dunia. Bagi Gibran semua perkerjaan manusia harus berorientasi pada cinta. Karena kerja yang berlandaskan pada cinta, maka melalui kerja atau pekerjaan manusia tidak hanya mengubah kodrat, tetapi juga mewujudkan dirinya sendiri dan membangun masyarakat keluarga dan bangsa.
Bagi Gibran cinta tidak punya makna selain mewujudkan maknanya sendiri. Cinta tidak memberikan apa-apa pada manusia, kecuali keseluruhan dirinya, dan cintapun tidak mengambil apa-apa dari manusia, kecuali dari dirinya sendiri. Cinta tidak memiliki atau dimiliki, karena telah cukup untuk cinta. Namun jika manusia mencintai dengan hasrat dan keinginan, maka manusia harus meluluhkan diri, mengalir di dalamnya, dan terlibat. Hanya saja dalam kehidupan manusia cinta yang sempurna tidak dapat ditemukan. Kehidupan adalah tabir kegelapan, berkerudung dan bercadar. Melalui dan dalam cinta manusia senantiasa digiatkan untuk melakukan pencarian makna kehidupan dengan mengamalkan cinta kasih, tetapi kesempurnaan cinta hanya ada dan dimiliki oleh Allah. "Apabila kalian mencinta, janganlah berkata: "Allah ada di dalam hatiku" tetapi sebaliknya kalian merasa: "Aku berada di dalam Allah" Dan jangan kalian mengira bahwa kalian dapat menentukan arah cinta, karena cinta apabila telah menjatuhkan pilihan pada kalian, dialah yang akan menentukan perjalanan hidup cinta." (Trilogi hal.14)

Dalam kehidupan, manusia tidak mampu mengukur kualitas cinta, sebab kepenuhan cinta sesungguhnya adalah Allah itu sendiri. Allah adalah awal dan akhir kehidupan, Allah adalah cinta, maka hanya dalam dan melalui cinta manusia berjalan dan mengarahkan dirinya kepada Allah.

Sedikit Tentang Filosofi Hidup

Roda kehidupan berputar, dan setiap hari kita bertambah kaya dengan pengalaman hidup. Saya ingin sekedar berbagi sedikit filosofi kehidupan yang menarik untuk diketahui dan mungkin akan berharga juga bagi anda:

- Jangan pernah menyerah hari ini karena kita tak tahu apa yang akan terjadi esok.
- Jadilah orang yang pertama dalam segala hal, karena orang tidak akan mengingat yang kedua dan seterusnya.
- Putarlah roda hidupmu dan jangan pernah berhenti, karena pada saat rodamu berputar belum tentu roda hidup orang lain ikut berputar, dan pada saat roda hidupmu berhenti belum tentu roda hidup orang lain pun ikut berhenti.
- Pada saat hidupmu berjalan jangan terlalu sering menatap ke belakang, sebab saat kamu melihat ke belakang, kamu tidak akan tahu dan tidak akan siap pada apa yang akan menghadang kamu di depan nanti.
- Hidup ini dimulai bukan saat semua dimulai, tetapi hidup ini dimulai ketika kita mengira semuanya berakhir. Itulah awal hidup yang sesungguhnya.
- Di dalam kehidupan, impian mungkin dan pasti bisa jadi kenyataan, tetapi kenyataan tidak mungkin kembali jadi impian. Oleh karena itu sebelum kamu mempunyai impian, pikirkanlah apakah impian itu layak jadi kenyataan dalam hidupmu? Sebelum kamu menyesali semuanya, saat impian itu sudah jadi kenyataan dan tidak mungkin kembali lagi menjadi sebuah impian.

Pada akhirnya segala yang kita lakukan mintalah persetujan dari yang Mahakuasa, karena hanya Tuhan yang dapat menuntun kita sampai pada kehidupan kita yang sudah Ia tetapkan dan rencanakan. Amin.

Hanya Sebuah Rangkaian Kata

Kadang sebuah kata, kumpulan kata yang menjadi kalimat, kumpulan kalimat yang menjadi sebuah paragraph, kumpulan paragraph yang menjadi sebuah tulisan, cerita atau apapun bentuknya dapat membuat sebuah perbedaan dalam sebuah jalan cerita kehidupan.
Kata, kalimat, paragraph, tulisan ataupun cerita itu bisa saja kita keluarkan melalui sebuah ucapan tidak sekedar hanya diatas kertas, ataupun didalam aplikasi word dalam laptop.
Banyak orang yang secara sadar atau tidak terhadap apa yang terlontar dari mulutnya dan tertera dalam tulisannya adalah visualisasi dari dirinya sendiri. Kata-kata yang sarat akan makna, nasehat, atau bahkan sarat akan cercaan dan makian mencerminkan diri si pelontar kata-kata tersebut.


Mungkin saja itu benar, tapi mungkin akan lebih tepat lagi adalah bahwa semuanya itu adalah sebuah proses pembelajaran dalam hidup dan setiap orang punya hal seperti itu.
Dalam hidup pasti kita akan selalu membuat sebuah perkataan dan merangkai kata menjadi sebuah perkataan yang tersalur dalam lisan dan tulisan kita. Kekuatan kata terutama dibentuk oleh muatan pikiran yang dikandungnya serta kadar emosi yang menyertai saat ia lepas dari mulut atau pena. Pikiran-pikiran yang kuat tersusun secara sistematis dalam logika, terbangun dari kerangka referensi yang luas, solid, integral, dan terekam secara jelas, paling tidak akan menemukan bentuk-bentuk ungkapannya sendiri yang unik saat ia meluncur dalam ucapan atau mengalir dalam tulisan.

Mungkin banyak hal yang terlintas dalam benak kita saat kita sedang melamun, saat melihat keadaan disekeliling kita atau saat kita merenungkan keadaan dunia yang semakin semrawut dan dengan kekompleksannya yang mungkin sulit untuk kita sendiri kendalikan. Sedikit orang yang menyadari bahwa kita dapat menjadikan sebuah kata atau jalinan kata tersebut sebagai tonggak semangat, pemicu dalam hidup.

Kata-kata positif yang diberikan pada seseorang yang sedang “jatuh” justru dapat membuat orang tersebut bangkit dan membantu mereka dalam menjalani hari-hari. Sebaliknya, kata-kata buruk yang diberikan pada seseorang yang sedang “jatuh” dapat “membunuh” mereka.
Ada yang bilang, kata merupakan salah satu indikator yang paling akurat untuk mengukur kadar keluasan wawasan dan kedalaman pengetahuan seseorang di satu sisi dan di sisi yang lain, warna dan jenis kepribadiannya. Kata yang tertulis mungkin lebih banyak menunjukkan wawasan dan pengetahuan seseorang dibanding warna dan jenis kepribadiannya. Tetapi, kata yang terucap dapat menunjukkan wawasan dan pengetahuan serta kepribadian seseorang sekaligus.

Dan bukan berarti pula orang yang mengucapkan dan menuliskannya itu adalah orang yang lebih dari yang lain, semua yang keluar dari kata dan terekam dalam sebuah tulisan merupakan sebuah motivasi bagi dirinya sendiri dan syukur-syukur itu berguna buat orang lain hehe,,
Kadang-kadang kehidupan memang sulit untuk dimengerti, dan mungkin saja bahwa ‘kata-kata kehidupan’ itu dapat membuat kita berpikir dan melangkah jauh dari yang kita perkirakan. Semua orang dapat mengeluarkan ‘kata-kata kehidupan’ untuk membuat rekan dan teman atau bahkan kepada yang tidak kenal sekalipun untuk membuatnya bangkit dari berbagai kekompleksan hidup.

Sungguh indah apabila kita dapat meluangkan waktu kita untuk memberikan spirit bagi mereka yang sedang putus asa, jatuh atau apapun itu. Mungkin itu lah yang bisa kita lakukan jika kita tidak dapat membantunya dalam kerumitan hidup ini. hmmmm..
Mungkin benar banyak yang bilang, tidak ada hal yang tidak mungkin dalam dunia ini. Hidup adalah kumpulan dari cita-cita, semangat, usaha dan kreativitas. Kita tidak dapat memutar waktu kembali, apa yang telah terjadi di masa lalu, hanya dapat kita jadikan pelajaran untuk masa yang akan datang. Kenangan tidak harus selalu terus diingat, yang harus kita lakukan adalah tatap masa depan, tentukan keinginan, bangun semangat dan rasa percaya diri. Mulai langkahkan kaki kita untuk merubah esok pagi menjadi lebih baik.

“Bersyukurlah atas dirimu apa adanya, karena bila kamu membandingkan dengan orang lain, kamu akan “terkejut” dengan rahasia hidup mereka”

04 January 2010

Air Di Bulan

Mungkin semua pembaca pernah melihat foto dan video pendaratan manusia di Bulan. Seperti apa sih bulan yang terbayang dari foto-foto itu? Pada umumnya, kesan yang bisa kita dapatkan adalah Bulan itu kering, berdebu, sepi dan terisolasi dari mana-mana seperti gurun. Mungkin bisa dikatakan lebih parah daripada gurun deh.


Tapi, tahun ini wajah Bulan di mata ilmuwan (dan kita) telah berubah! Emangnya kenapa sih? Si Bulan lagi seneng-senengnya dandan ya makanya wajahnya berubah? Hehe… Bukan itu, tapi pandangan kita bahwa Bulan itu kering ternyata kurang tepat. Dimulai sejak September lalu, dari data Chandrayaan-1, Cassini dan Deep Impact telah ditemukan bukti meyakinkan bahwa terdapat air di permukaan Bulan. Sayang jumlahnya sangat sedikit. Dari satu ton tanah Bulan hanya terdapat satu sendok teh air (ini teh air?). Wah, ini sih lebih kering daripada yang namanya gurun terkering di bumi (yup, tanah gurun di bumi juga mengandung air!). Wajar saja, mengingat Bulan terbombardir oleh sinar matahari tanpa adanya lindungan atmosfer seperti bumi.
Kalau begitu Bulan beneran kering dong? Eittsss… tunggu dulu, ada bagian Bulan yang selalu terlindung oleh sinar matahari. Di mana tuh? Bagian dasar dari kawah-kawah di kutub Bulan tidak pernah mendapat sinar matahari selama milyaran tahun! Sejak lama hipotesa bahwa terdapat air di kawah Bulan beredar. Namun belum ada bukti nyata bahwa air tersebut benar-benar ada.
Pada tanggal 13 November 2009 (atau 14 November 2009 waktu Indonesia), peneliti LCROSS mengumumkan bahwa terdapat air dalam jumlah yang cukup banyak di kawah Bulan. LCROSS, singkatan dari Lunar Crater Observation and Sensing Satellite, merupakan wahana luar angkasa NASA yang ditujukan untuk menghujam Bulan pada tanggal 9 Oktober lalu. Bagaimana cara LCROSS menghujam bulan untuk mendapatkan air? Jadi LCROSS terdiri dari dua bagian, bagian pertama yang disebut Centaur menghujam kawah Cabeus terlebih dahulu dengan kecepatan lebih dari 10.000 km/jam sehingga menimbulkan semburan tanah dan air sebanyak 350 ton dan setinggi 10 km! Kemudian satelit induk LCROSS melewati semburan tanah tadi dan mecoba “mengendus” keberadaan air dengan menggunakan spektrometer.

Berapa banyak air yang ditemukan oleh LCROSS? Tim LCROSS mengatakan bahwa mereka menyatakan bahwa mereka menemukan sedikitnya 95 liter air yang tersembur, wow! Dan itu hanya pada bagian yang berhasil tersembur dan terdeteksi, mungkin masih banyak lagi air yang terdapat di bagian kawah yang belum terdeteksi. Dalam jumpa persnya, tim LCROSS mengatakan bahwa masih perlu dilakukan analisis lebih mendalam lagi tentang jumlah air di bulan. Namun mereka memastikan bahwa setidaknya kawah bulan yang teramati tersebut masih lebih basah dari gurun pasir! Wah, benar-benar mengubah cara pandang kita tentang bulan ya. 
Wah, keren ya! Bukan cuma ilmuwan loh yang merayakannya, bahkan Google pun ikut merayakannya. Perlukah kita merayakannya? Ya! Kita merayakan bahwa satu misteri alam semesta telah terkuak. Masih banyak lagi misteri alam yang menunggu para ilmuwan termasuk kita untuk ditemukan. Jadi, yang semangat belajarnya, hehe.. 

Resensi Buku Sang Pemimpi

Buku yang sangat menginspirasi, sesuai dengan judulnya "Sang Pemimpi", yang menceritakan kisah para perajut mimpi dari tanah Belitong. Semenjak membaca buku pertama Tetralogi Laskar Pelangi, saya langsung jatuh cinta dengan jalinan kisah yang edukatif dan penuh pesan moral ini. Serasa kembali ke masa-masa menimba ilmu di kampung halaman Gunungkidul tercinta. Masa-masa merajut impian, menimba ilmu dan menggantung harapan dan cita-cita masa depan.

Tampak komikal pada awalnya, selayaknya kenakalan remaja biasa, tapi kemudian tanpa Anda sadari, kisah dan karakter-karakter dalam buku ini lambat laun menguasai Anda. Karena potret-potret kecil yang menawan akan menghentakkan Anda pada rasa humor yang halus namun memiliki efek filosofis yang meresonansi. Karena arti perjuangan hidup dalam kemiskinan yang membelit dan cita-cita yang gagah berani dalam kisah dua orang tokoh utama buku ini: Arai dan Ikal akan menuntun Anda dengan semacam keanggunan dan daya tarik agar Anda dapat melihat ke dalam diri sendiri dengan penuh pengharapan, agar Anda menolak semua keputusasaan dan ketakberdayaan Anda sendiri.


Ada satu kutipan kalimat Arai kepada Ikal yang sangat kuingat, "..mungkin setelah tamat SMA kita hanya akan mendulang timah atau menjadi kuli, tapi di sini Kal, di sekolah ini, kita tak akan pernah mendahului nasib kita!"

Kutipan ini sungguh dahsyat, mampu menisbikan segala kekurangan, kelemahan, dan keraguan yang secara naluriah menghinggapi anak manusia yang meretas cita-cita. Sangat inspiratif terutama bagi kalangan generasi muda, pelajar dan mahasiswa yang tengah di persimpangan jalan menggapai harapan dan masa depan. Dengan segala kekurangannya, Ikal dan Arai mampu menjaga keteguhan dan senantiasa pantang menyerah dalam perjalanannya. Perjalanan menuju sumur ilmu impian di Universitas de Paris Sorbonne.

Jalinan kisah yang dibangun secara apik oleh sang penulis serasa membius kita untuk mengenal tanah Belitong, kehidupan anak melayu pulau yang memaknai kesengsaraan dalam kehidupan dengan keteguhan bekerja dan merajut impian. Tak lupa sang penulis juga memberikan bumbu-bumbu asmara yang cukup menghibur dan terkadang menggelikan serta dibalut aura keteguhan dalam sosok Arai yang pantang menyerah. Sementara kegelian lain dihadirkan pula dalam sosok Jimbron yang lemah, lugu, unik namun setia kawan.

Tokoh sentral dalam cerita ini, si Ikal, menyajikan karakter yang manusiawi, yang berusaha untuk survive dan bangkit di tengah keterpurukannya, yang belajar dari segala sesuatu di sekelilingnya, dan yang tak segan memberikan pencerahan kepada sahabat-sahabatnya. Sungguh banyak pelajaran positif yang bisa kita ambil dari buku ini. Apabila saya masih berusia belasan tahun dan sedang di bangku sekolah, niscaya buku ini akan memberikan kekuatan ekstra yang membangkitkan potensi terdalam guna meraih kesuksesan.

Salut kepada sang penulis yang telah menghadirkan buku-buku yang penuh jalinan kisah
bermanfaat, inspiratif dan membangkitkan ini. Terutama buku Sang Pemimpi yang mungkin telah menjadi ladang inspirasi bagi ribuan pelajar dalam meretas harapan dan cita-citanya. Saya sangat menyarankan bagi siapapun yang sedang haus akan inspirasi untuk sukses, motivasi untuk maju serta kekuatan untuk bangkit, agar membaca buku dengan lembaran yang tipis namun tebal akan inspirasi ini, Sang Pemimpi.